Selasa, 13 Maret 2012

Otak - Otak Makanan Khas Tanjungpinang

Seperti yang telah kita ketahui otak-otak merupakan icon makanan kota Gurindam. Otak-otak sangat banya digemari dari kalangan anak muda sampai kalangan orang tua. Seperti ibu penjual otak-otak yang satu ini misalnya. Pada awalnya saya tidak terlalu menyukai otak-otak rasa ikan, karena saya tidak terlalu suka memakan ikan. Namun suatu hari ada teman saya berkata kenapa tidak menjual otak-otak sotong kemudian saya mencoba membuatnya dan alhamdulilah rasanya tidak kalah dari rasa otak-otak ikan "ujarnya". Ibu penjual otak-otak yang bernama Tri, juga menerima pesanan apabila ingin memesan otak-otaknya dalam jumlah banyak cara pemesanannya bisa langsung menghubungi nomor ini 0812 7096 1311.

Lokasi: Tepi Laut, Tanjungpinang.

Pada hari libur misalnya hari minggu ibu tri bisa menjual otak-otaknya hingga 2000 otak-otak dengan harga satuannya 500. saya menjual otak-otak, disamping cara membuatnya yang lumayan mudah dan keuntungan yang didapat juga alhamdulilah sangat memuaskan. Kalau hari-hari biasa saya menjual otak-otak sekitar 500 otak-otak beda dengan hari libur bisa sampai 2 kali lipat satu hari. Otak-otak merupakan makanan khas Tanjungpinang yang terbuat dari ikan todak atau tenggiri yang dicampur dengan bahan-bahan seperti cabe kering yang dihaluskan kemudian dicampur dengan adonan tepung dan diberi penyedap rasa lalu dimasukkan kedalam daun kelapa kemudian di bungkus rapi dan di bakar beberapa menit. Bagi yang tidak suka dengan ikan otak-otak juga dapat dibuat dengan bahan sotong yang rasanya tidak kalah enak dengan otak-otak ikan. Rasa otak-otak yang gurih membuat yang memakannya jadi ketagihan.

Oleh: Rumiyati

Jumat, 09 Maret 2012









Tanjungpinang, Mas Pry nama seorang pemilik kdai makan ayam kremes . Mas Pry juga sebagi coky karena ia memiliki skil dalam masak ayam kremes dan  makanan lainnya. Ia berinsiatif membuka kedai makan  karena disekitar tempat jualannya  terdapat banyak kantor  dan pekerja kantor sering  makan siang diluar.
Kedai makan Mas Pry  ayam kremes dibuka sejak tanggal 28 februari 2011, kedai makannya berjalan dengan lancer. Alamat kedai makan Mas Pry ayam kremes terletak dijalan D.I Panjaitan komplek ruko bintan center blok E no 12 tanjungpinang.
Mereka tidak hanya menjual ayam kremes saja,masih banyak menu makanan dan minuman yang disediakan. Makanan special dikedai makan mereka yaitu ayam kremes lada hitam dan ayam kremes  merah saus.
Harga yang mereka  jual  bias terjangkau oleh pembeli, dari harga 8000 samapi 15000. Mereka juga menerima pesan antar , bias melalui face book hingga layanan telpon dan sms. Pesanan antar memiliki minimal porsi yang mereka antar. Apabila pesanan masih disekitar bintan center bias diantar 1-2 porsi, jika jauh minimal 4-5  porsi, layanan antar secara gratis.
Kedai makan Mas Pry ayam kremes  buka dari jam 9 pagi sampai 9 malam dan buka setiap hari. Pendapatan mereka perbulannya 50-60 juta. Pendapatan sebesar itu belum dihitung gaji kariawan dan kebutuhan lainnya.(Siti Aisyah)

Rumah Makan Podo Moro Tanjungpinang


RM. PODO MORO MEMILIKI 21 JENIS LAUK PAUK
            Pak De’ Ahmad begitulah sapaan sehari-hari yang di ucapkan setiap pengunjung yang datang ke rumah makan miliknya. Rumah makan yang berdiri 10 tahun silam itu diberi nama RM. PODO MORO khas Kendal. Semua orang sudah mengenal rumah makan PODO MORO milik Ahmad asli orang Kendal ini, yang beralamat di jalan Martadinata no 20 simpang kijang lama bt 6 yang memiliki 21 jenis lauk pauk.
            “Dulu saya hanya seorang pedagang bakso keliling, berkat kegigihan dan keuletan, sekarang saya bisa membuka usaha rumah makan ini,” Ujar Pak De’ Ahmad. Jelasnya lagi,”Modal awal usaha rumah makan ini sekitar 1 jutaan, hasil dari penjualan bakso keliling. Alhamdulillah sekarang saya memiliki 5 karyawan yang membantu saya di rumah makan ini dan penghasilan 1 harinya pun sekitar 2 jutaan.”
            Berbagai menu tersedia di rumah makan PODO MORO ini dengan harga yang bervariasi. “ kami sengaja menvariasikan harganya seperti nasi pakai telor 4 ribu, nasi pakai ikan 5 ribu, nasi pakai ayam 6 ribu, dan semua jenis lauk pauknya di bawah  harga 6 ribu, kecuali nasi pakai daging 7 ribu, dan juga semua jenis minuman yang di tawarkan rumah makan ini seperti Extra Joss susu hanya 3 ribu rupiah” ujar Pak De’ Ahmad yang juga seorang  bendahara paguyuban Kendal ini.
            Rumah makan PODO MORO ini sudah di kenal segala lapisan masyarakat sekitarnya, ada PNS, Polisi, Pengusaha, Karyawan swasta, Buruh dan berbagai profesi lainnya. Apa lagi rumah makan ini berdekatan dengan pelabuhan Sri payung yang  sering bongkar muat barang. Dari pantaun rumah makan ini tidak pernah sepi dari pengunjung.
            “Bukan itu saja rumah makan PODO MORO ini merupakan cabang dari Batam yang berlokasi di PT. Satnusa Persada Batam serta menerima pesanan dan catering juga,” ujar Pak De’ Ahmad yang juga mempunyai usaha dalam penjualan hewan qurban, Kambing dan Sapi. Rumah makan ini mulai buka pukul 06.00 hingga 17.00 WIB. (Marty 06/03/2012).

Kamis, 08 Maret 2012


Sate Padang Pariaman ”Mak Ajo”



Tanjungpinang (9/3) Siapa yang tidak mengenal sate padang khas kota Pariaman. Bumbu kuahnya yang khas dan pedas membuat siapapun yang memakan pasti menjadi ketagihan. Sate padang Pariaman ”Mak Ajo” salah satunya. Sate padang yang berlokasi di Jalan wiratno ini hampir setiap malam tidak pernah sepi dengan pengunjung yang datang untuk makan.
Sekilas mungkin sate ini tidak berbeda dengan sate padang lainnya, namun jika anda mencoba pasti akan merasakan perbedaannya. Saat diwawancara pemilik sate bernama ibu Kambasini atau yang kerap disapa Mak Ajo ini mengatakan bahwa ”kuah sate miliknya terasa pedas dan kuahnya tidak pucat. Masakan padang memang khas dengan rasa pedasnya.” Sehingga tidak heran jika sate padang pariaman milik mak ajo ini memiliki rasa yang pedas.
Usaha yang dirintis sudah hampir bertahun-tahun ini merupakan usaha keluarga turun-temurun yang kemudian dikelola kembali oleh Mak Ajo. Dan tak tanggung-tanggung omset yang dijanjikan setiap bulannya. (Supatmiati)

KULINER

Martabak buatan uda Iyas
Martabak Bangka 
Ala Uda Iyas
Uda Iyas, pedagang martabak bangka yang biasa mangkal di depan pertamina Suekarno Hatta. Mengaku dapat menjual aneka martabak hingga 70 porsi permalam. Sebagian besar pelanggannya berasal dari kalangan remaja.
Uda Iyas menyediakan martabak bermacam aneka rasa, dengan harga yang tidak menguras kantong pembeli, Dari harga Rp.10.000 hingga Rp.15.000. martabak yang paling murah ialah martabak kacang dan coklat sedangkan martabak spesial sedikit lebih tinggi.
Uda Iyas mulai menjual martabak dari umur 25 tahun, dari penghasilan jual martabak tersebut ia dapat memenuhi kebutuhan anak dan istrinya. Bahkan ia mampu membantu membiayai dana perkuliahan adiknya.
Saat diwawancarai rabu malam (7/3) “Saya sudah lama berjualan disini dulunya di batu 5 daerah Rawasari. Siangnya saya menyiapkan bahan-bahan jualan. Bahan yang paling mahal yaitu keju.Makanya saya kasi harga agak mahal dibanding kacang dan coklat” ujar uda Iyas
Kemahiran membuat martabak diprolehnya dari buku resep masakan. “Saya hanya belajar dari buku, tidak ada gurunya” tutur uda Iyas lagi.

KULINER

Kak Evi sedang memasak mie pesanan pelanggan (7/3).
Mie Kacung
Harga Sederhana Rasa Istimewa


Mie Kacung, ya itulah sebutan yang kerap dituturkan oleh pelanggan mei goreng kak Evi. Dia menyediakan mie dengan rasa yang khas namun tidak menguras dompet pembeli.
Saat diwawancarai selasa malam (7/3) ditempatnya berjualan (depn Hotel Sampurna Jaya), kak Evi sedang sibuk melayani pesanan pelanggan yang tak sabar ingin menyantap mie rebus dan mie goreng buatannya.
Awalnya usaha berjualan ini dijalani oleh ayahnya sekitar  tahun 1993. Dan kemudian diteruskan oleh kak Evi pada tahun 2007. Hingga sekarang mie goreng kak evi masih diminati warga TPI.
“Selain mie goreng saya juga menjual mie rebus, tapi pelanggan lebih suka mie goreng. Perporsinya saya jual 7000 saja” tuturnya malam itu. “saya mulai berjualan dari jam 5 sore sampai jam 1 pagi, alhamdulillah selau habis” tambahnya lagi.
Mie goreng yang disediakan kak Evi tak kalah enaknya dengan mie goreng yang dijual di restoran mewah. Dikuatkan oleh pengakuan salah satu pelanggannya(Robi,23). “Walaupun penyajiannya sederhana tapi mie kacung rasanya khas tak seperti mie-mie yang dijual oleh pedagang kaki lima lainnya” tutur Robi.
Disebut mie kacung, karena sewaktu masih menjalani usaha ini ayahnya kerap disapa pak kacung. Hingga kini walau sudah dijalani kak evi, mie goreng buatannya tetap dinamai mie kacung.
Ditanya tentang resep pembuatan mie tersebut, “semua masakan pasti terasa enak kalau kita beri bumbu yang pas. Adalah resep rahasianya, tapi yang penting bumbunya pas” jawabnya.

TEMPAT MAKAN DI MELAYU SEQUERS ( MS ) SATE MAK ITAM

SATE PADANNG MAK ITAM
                 Pada tahun 2006 melayu sequers sudah ada atau didirikan .  Wahyu Aidil Fitra mulai bekerjanya di melayu sequers ( ms ) di tempat makannya Sate Mak Itam pada bulan November 2008. Wahyu aidil fitra mulai bekerja  dari jam 9 pagi sampai jam 1 siang untuk mempersiapkan daging dan bumbu -bumbunya . setelah udah di siapkan dari rumah daging dan bumbu – bumbunya atau peralatan lainnya  setelah jam 3 sore wahyu aidil Fitra dan karyawannya mulai buka tempat makannya yang bernama Sate Mak Itam . tempat makan sate mak itam ini buka dari jam 3 sore dan tutupnya sampai jam 12 malam. Di tempat makan sate mak itam terbagi 2 macam sate yaitu sate padang dan sate kacang sedangkan sate padang terbagi lagi ada lidah, babat, dan jantung dan sate kacang Cuma terbagi ayam saja.  Sate mak itam memiliki bumbu – bumbu atau kuahnya agak sedikit berbeda dari sate yang biasa orang jualan di jalanan . sate mak itam memiliki bumbu – bumbunya sebagai berikut : tepung beras, gincau kuning tua, santan serai, bawang merah, bawang putih, laos, jahe,  kunyit, daun jeruk, daun kunyit, cabe giling, laos giling, rawit.  Daging yang diperlukan tiap malam kira – kira ayamnya mencapai 5kg dan daging hanya mencapai 4kg.
     Cara memasak dagingnya :
-          Direbus, dikasih daun salam, serei, kemiri, tulang lembu, dan daun kunyit.  Setelah dagingnya masak terus di bumbui sebagai berikut :
-          Kunyit gileng, garam halus, ajinomoto, ketumbar giling.
Setiap 5 kg daging bisa menghasilkan  kira – kira 600 tusuk setiap malamnya . sate mak itam ini menjual satu porsi sate dengan jumlah  delapan tusuk dengan harga Rp 12.000 saja . omset dalam semalam yang dimilikinya  mencapai kira – kira Rp 800.000 hingga Rp 900.000 dalam semalam. Rumah makan pondok mak itam memiliki 4 karyawan , gaji yang di peroleh  masing- masing karyawan sekitar Rp 35.000 atau Rp 40.000 per orangnya.

Iswahyudi