Jumat, 15 Juni 2012

Sejarah wisata



Sejarah Yang ada dikepri
PULAU PENYENGAT

            Gambar. Tampak sebuah Bot / Pompong yang sedang membawa penumpang ke pulau penyengat

TANJUNGPINANG (Marlisa). kurang lebih 6 km dari Kota Tanjung Pinang, pusat pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau Berbagai sejarah dan peninggalan yang ada di pulau penyengat tersebut. Pulau ini berukuran kurang lebih 2.500 meter x 750 meter, dan berjarak lebih kurang 35 km dari Pulau Batam. Pulau ini dapat dituju dengan menggunakan perahu bot atau lebih dikenal bot pompong kurang lebih 15 menit dari Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjung Pinang.
Pada abad ke-18, Raja Haji membangun sebuah benteng di Pulau Penyengat, benteng tersebut tepatnya berada di Bukit Kursi, disana ditempatkan beberapa meriam sebagai basis pertahanan Bintan, Ia menguasai wilayah istrinya Raja Hamidah tahun 1804. Anaknya kemudian memerintah seluruh kepulauan Riau dari Pulau Penyengat. Sementara itu, saudara laki-lakinya memerintah di Pulau Lingga di sebelah selatan dan mendirikan Kesultanan Riau – Lingga. Salah satu situs terkenal di Penyengat adalah sebuah mesjid yang bernama Mesjid Raya Sultan Riau yang akrab disebut Mesjid Penyengat. Konon mesjid tersebut terbuat dari putih telor dan dipersembahkan sebagai hadiah bagi istri sang raja yaitu Engku Putri Hamidah.


Ada 11 situs peninggalan sejarah Melayu di pulau ini selain mesjid raya, yaitu gedung mesium, perigi putri, makam Engku Putri, makam Raja Haji Fisabilillah, makam Raja Abdurrahman, makam Raja Ali, makam Raja Jakfar, gedung Tengku Bilik, Istana Sultan, dan benteng pertahanan. Gubernur Kepri M. Sani, menjelaskan Pulau Penyengat merupakan salah satu andalan dalam mendukung wisata sejarah Kepri mengingat banyaknya peninggalan situs sejarah di pulau ini yang bisa menjadi objek unggulan bagi wisatawan asing dan domestik. “Festival yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini bisa menjadi momentum untuk mempromosikan Penyengat sebagai pusat kebudayaan dan bahasa Melayu di Indonesia,” kata Sani (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar